"As a psychology students you outta have a high score for this aspect of personality."
(Or if you can't have a high score in it, you outta pretend anyway)
- My lecture today, while reviewing personality testing inventory.
Thursday, February 27, 2014
Friday, February 7, 2014
Bonjour - Merci - Au Revoir
"The ways we speak can affect the ways we think, feel and behave. That’s why sometimes speaking in different languages make you think in different ways." - Psychological facts.
Some of my dear fellas are wondering why do I prefer writing in English than in Bahasa Indonesia. So, that is why.
I live in a society where most of the people (still) think that speaking in English (or other foreign language) makes you look stupid. Like, "What the hell are you doing, smartass?! Showing off your TOEFL score??". Oh I'm so not fluent in English, but... I am willing to learn. Since I can't use English in my daily conversation, I try to write in English here. This is the way I'm training myself, and challenging myself to think in a different way.
Back to the time when I was in high school, I got French as one of the subjects (and I hate that). Two years learning and I got nothing, literally nothing :p Of course "bonjour" "merci" and "au revoir" aren't counted. What I hate the most about French was the pronunciation. The vowels were so confusing. I couldn't even guess how to spell their words. Regrets come late as usual. I began to realize that just like French, English also had confusing vowels, but I could 'guess' how a word is supposed to be pronounced even if it's a new word for me. So...
I plan to take French course sometime soon. Or German. Or Dutch. I'm challenging myself to write a blog post in that language. Wish me luck.
Thursday, February 6, 2014
A Warning Sign
"Your fun and playful personality keeps you young and youthful. Although you are easy going, you tend to have lower self-confidence and anxiety about specific things in your life. You are usually unorganized; yet don’t even know where to start to help yourself to fix the messy problem. You are a proud individual but you need to learn to love yourself more. You need to take the time to find yourself through self expression. How are you currently expressing yourself to the world? Remember that there are people around you that can help you, but you need to let them know you are willing to receive help. Life is easier when you let people in."
Wednesday, January 22, 2014
Tulisan Lain Tentang Masa yang Lalu
Ini tulisan ke-2 yang aku tulis untuk kalian yang selalu berhasil
memecah sedikit tangis saat aku benar benar merindukan kalian. Sampai
hampir 3 taun sejak kita tak lagi disatukan dalam suatu ruang kelas
untuk iseng-iseng memakai seragam abu-abu. Rindu ini ternyata bukan
hanya milikku karena ada beberapa lain diantara kita yang menyampaikan
hal yang sama, ya menyampaikan rindu kepada kalian yang tak mampu
terkalahkan. Mungkin kita akan segera menua karena jarum waktu tak akan
diam saja untuk beberapa waktu, tapi keyakinanku jarum waktu tak mampu
membunuh ingatanku dan juga kuharap kalian, akan setiap detail kenangan
haru, konyol, lucu atau apapun yang sudah pernah kita tulis dalam naskah
semesta alam. Semoga.
Sudah hampir 3 taun ini aku juga tidak pernah mencoba berhenti untuk bersilaturohmi dengan kalian, walaupun tidak selalu mampu dengan cara bertatap muka secara langsung. Ternyata jarum waktu telah banyak merubah kita, lebih tepatnya mengembangkan kita. Telah banyak cerita yang aku kantongi dan tersimpan rapi dalam saku kenangan. Cerita-cerita kalian selalu membuatku diam sesaat untuk mengagumi apa saja yang telah kalian lakukan. Ada cerita tentang kalian yang hampir rampung, segera menyematkan toga, ada pula yang bercerita karya karyanya yang dimuat dirubrik majalah, menjadi ketua di beberapa organisasi atau apapun itu, ada yang mempunyai tanggungjawab lebih karena sudah hidup berdampingan atas nama Tuhan, bercerita tentang perjuangannya yang menemukan pencariannya, perjuangannya yang ingin segera meraih mimpi-mimpi yang ada di kepalanya, atau ingin segera menikah karena cintanya yang menggebu ingin segera disahkan oleh Gusti, dan masih banyak lagi yang jika aku ceritakan secara detail akan membuat mata kalian lebih berkaca-kaca, mungkin.
Yang jelas, dan yang aku ketahui tidak satupun diantara kalian yang pernah benar benar sengaja ingin menciderai hal-hal yang telah kita lakukan selama dua tahun mungkin lebih dalam kebersamaan kita, jikapun ada yang tersakiti karena mungkin merasa dilupakan, itu semata-mata sebuah ketidak-sengajaan karena mungkin sedang sibuk-sibuknya dengan hal-hal baru tengah ditekuni. Sebenarnya juga bukan hak dari siapapun diantara kita untuk menuntut tidak saling melupakan satu diantara lain, tapi sedulur, aku yakin tanpa dituntutpun kalian sudah tau dimana porsi kenangan kenagan itu harus diletakan. Karena jika terus memelihara ini, aku percaya kita telah melalukan suatu hal baik. Terimakasih untuk kalian yang terus erat satu sama lain tanpa pamrih dan tulus. Terimakasih!
Tulisan seorang teman lama saya, Rizal Bagus Prakoso a.k.a Item yang dari dulu senang menulis, tapi entah kenapa tidak membuat blog sendiri. Tentang 39 makhluk berseragam putih abu-abu yang menciptakan beragam kenangan maha menyenangkan.
Sudah hampir 3 taun ini aku juga tidak pernah mencoba berhenti untuk bersilaturohmi dengan kalian, walaupun tidak selalu mampu dengan cara bertatap muka secara langsung. Ternyata jarum waktu telah banyak merubah kita, lebih tepatnya mengembangkan kita. Telah banyak cerita yang aku kantongi dan tersimpan rapi dalam saku kenangan. Cerita-cerita kalian selalu membuatku diam sesaat untuk mengagumi apa saja yang telah kalian lakukan. Ada cerita tentang kalian yang hampir rampung, segera menyematkan toga, ada pula yang bercerita karya karyanya yang dimuat dirubrik majalah, menjadi ketua di beberapa organisasi atau apapun itu, ada yang mempunyai tanggungjawab lebih karena sudah hidup berdampingan atas nama Tuhan, bercerita tentang perjuangannya yang menemukan pencariannya, perjuangannya yang ingin segera meraih mimpi-mimpi yang ada di kepalanya, atau ingin segera menikah karena cintanya yang menggebu ingin segera disahkan oleh Gusti, dan masih banyak lagi yang jika aku ceritakan secara detail akan membuat mata kalian lebih berkaca-kaca, mungkin.
Yang jelas, dan yang aku ketahui tidak satupun diantara kalian yang pernah benar benar sengaja ingin menciderai hal-hal yang telah kita lakukan selama dua tahun mungkin lebih dalam kebersamaan kita, jikapun ada yang tersakiti karena mungkin merasa dilupakan, itu semata-mata sebuah ketidak-sengajaan karena mungkin sedang sibuk-sibuknya dengan hal-hal baru tengah ditekuni. Sebenarnya juga bukan hak dari siapapun diantara kita untuk menuntut tidak saling melupakan satu diantara lain, tapi sedulur, aku yakin tanpa dituntutpun kalian sudah tau dimana porsi kenangan kenagan itu harus diletakan. Karena jika terus memelihara ini, aku percaya kita telah melalukan suatu hal baik. Terimakasih untuk kalian yang terus erat satu sama lain tanpa pamrih dan tulus. Terimakasih!
Tulisan seorang teman lama saya, Rizal Bagus Prakoso a.k.a Item yang dari dulu senang menulis, tapi entah kenapa tidak membuat blog sendiri. Tentang 39 makhluk berseragam putih abu-abu yang menciptakan beragam kenangan maha menyenangkan.
Saturday, January 18, 2014
The Anchors Called Secrets
Everyone has a secret they will never tell to anybody.
Secrets, are things that are better left that way, in order to keep our lives going on the right tracks. Untold. Even to those who are very close to us. Time will help revealing some secrets to some (un)lucky people. But everyone will die with some secrets they still keep, anyway.
We don't tell secrets because we are afraid of what people will be thinking about us after they know the fact that we're not the person they thought we are. That's how secret works. Changing the way they think about us. That's why...that's why we keep on keeping secrets.
You are who you are when no one is watching. Enjoying your guilty pleasure, doing things people never thought you do, playing memories inside your head, listening to songs that bring your mind wanders into somewhere only you know, crying over the past, or maybe wishing you still have a chance to make up your what-could-have-been...
Subscribe to:
Posts (Atom)


